Kam. Feb 5th, 2026
Usaha Bubur Kacang Hijau Kian Dilirik Pelaku Kuliner Lokal

Usaha bubur kacang hijau kembali menunjukkan geliat positif di berbagai daerah. Hidangan sederhana berbahan kacang hijau ini tidak hanya di gemari sebagai menu sarapan, tetapi juga sebagai sajian penghangat tubuh pada malam hari. Permintaan yang stabil membuat banyak pelaku usaha kecil menjadikan bubur kacang hijau sebagai pilihan bisnis yang menjanjikan.

Sejumlah pedagang mengungkapkan bahwa bahan baku yang mudah di dapat serta proses produksi yang relatif sederhana menjadi keunggulan utama usaha ini. Dengan modal terbatas, pelaku usaha sudah dapat memulai penjualan, baik melalui gerobak keliling maupun lapak tetap di kawasan permukiman dan pusat keramaian.

Bubur Kacang Hijau sebagai Peluang Usaha Tradisional

Bubur Kacang Hijau sebagai Peluang Usaha Tradisional

Bubur kacang hijau tradisional masih menjadi varian yang paling banyak di minati masyarakat. Cita rasa manis alami dari kacang hijau yang di masak perlahan dengan gula dan daun pandan menghadirkan sensasi nostalgia bagi banyak konsumen. Hal ini menjadi nilai jual yang kuat bagi pelaku usaha.

Para pedagang biasanya mempertahankan resep turun-temurun agar rasa tetap konsisten. Konsistensi rasa tersebut terbukti mampu membangun pelanggan setia, terutama di lingkungan perumahan dan pasar tradisional. Tidak sedikit pembeli yang menjadikan bubur kacang hijau sebagai menu langganan harian.

Dari sisi bisnis, bubur kacang hijau tradisional juga mudah di kembangkan. Pelaku usaha dapat menyesuaikan porsi, tingkat kemanisan, hingga tambahan pelengkap sesuai selera pasar tanpa menghilangkan karakter utama hidangan ini.

Bubur Kacang Hijau Santan Menarik Minat Konsumen

Bubur Kacang Hijau Santan Menarik Minat Konsumen

Varian bubur kacang hijau santan kini semakin populer dan menjadi daya tarik tersendiri. Penambahan santan kental memberikan rasa gurih yang berpadu dengan manisnya bubur, sehingga menghasilkan cita rasa yang lebih kaya. Inovasi ini di nilai mampu menjangkau konsumen yang menginginkan sensasi berbeda.

Baca Juga:  Toko Bunga dan Hampers Menanjak di Pasar Hadiah

Beberapa pelaku usaha mengaku varian santan memiliki nilai jual lebih tinggi di banding versi biasa. Meski biaya produksi sedikit meningkat, harga jual yang lebih baik tetap memberikan margin keuntungan yang menarik. Hal ini menjadikan bubur kacang hijau santan sebagai menu unggulan.

Popularitas varian santan juga di dukung oleh promosi melalui media sosial. Tampilan bubur yang creamy dan menggugah selera sering kali menjadi konten visual yang efektif untuk menarik perhatian calon pembeli.

Resep Bubur Kacang Hijau sebagai Strategi Promosi

Secara umum, bahan yang di gunakan dalam pembuatan bubur kacang hijau relatif sederhana dan mudah di peroleh di pasaran. Hal tersebut membuat menu ini tidak hanya cocok untuk usaha kuliner, tetapi juga mudah di praktikkan di rumah oleh masyarakat.

Bahan-bahan bubur kacang hijau antara lain

  • Kacang hijau yang telah direndam
  • Air secukupnya untuk merebus
  • Gula merah yang disisir halus
  • Gula pasir sesuai selera
  • Santan kental
  • Daun pandan
  • Garam secukupnya

Langkah-langkah pembuatan bubur kacang hijau

  • Rebus kacang hijau hingga empuk dan merekah
  • Masukkan daun pandan lalu masak hingga aroma harum keluar
  • Tambahkan gula merah, gula pasir, dan garam kemudian aduk hingga larut
  • Tuangkan santan secara perlahan sambil terus di aduk agar tidak pecah
  • Masak hingga bubur mengental dan matang sempurna

Penyajian resep secara rinci seperti ini juga di terapkan pada berbagai usaha kuliner tradisional lainnya, termasuk pada menu bistik jawa, yang tetap mempertahankan resep klasik sebagai kekuatan utama dalam menjaga cita rasa dan loyalitas pelanggan.

Strategi serupa juga diterapkan pada usaha kuliner tradisional lainnya, seperti pada sajian bistik jawa yang tetap mempertahankan resep klasik sebagai daya tarik utama bagi pelanggan.

Baca Juga:  Bisnis Telur Asin Rumahan Kian Dilirik Pelaku UMKM

Bubur Kacang Hijau Hangat Tetap Diminati

Bubur kacang hijau hangat masih menjadi favorit, terutama saat cuaca dingin atau musim hujan. Sajian ini di percaya mampu memberikan rasa nyaman sekaligus menghangatkan tubuh. Kondisi tersebut membuat penjualan biasanya meningkat pada sore hingga malam hari.

Para pedagang memanfaatkan momen ini dengan memilih lokasi strategis, seperti dekat sekolah, tempat ibadah, atau pusat aktivitas warga. Aroma bubur yang di masak hangat sering kali menjadi pemikat alami bagi orang yang melintas.

Fenomena ini sejalan dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap jajanan hangat lainnya, termasuk martabak aci yang juga banyak dijajakan pada waktu serupa.

Penutup

Usaha bubur kacang hijau terbukti masih memiliki prospek cerah di tengah persaingan kuliner yang semakin ketat. Dengan mengandalkan cita rasa tradisional, inovasi varian santan, serta strategi promosi yang tepat, pelaku usaha mampu mempertahankan bahkan meningkatkan daya saing.

Dukungan konsumen terhadap makanan tradisional menjadi modal penting bagi keberlanjutan usaha ini. Bubur kacang hijau tidak hanya hadir sebagai sajian pengganjal lapar, tetapi juga sebagai bagian dari identitas kuliner lokal yang terus hidup.

Ke depan, usaha bubur kacang hijau di perkirakan akan terus berkembang seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan bergizi dan bernilai budaya. Hal ini membuka peluang luas bagi pelaku usaha baru maupun lama untuk terus berinovasi tanpa meninggalkan akar tradisi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Selamat Pagi - 09:36